Kodim 0314/Inhil Bantu Korban Angin Puting Beliung di Desa Tanjung Pasir 

Kodim 0314/Inhil Bantu Korban Angin Puting Beliung di Desa Tanjung Pasir 

RIAUMANDIRI.CO, TANAH MERAH - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0314/Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Letkol Inf Andrian Siregar yang diwakili oleh Pasi Ter, Kapten Inf Iwan Andoko, menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam angin puting beliung di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Rabu (12/9/2018).

Bantuan yang diserahkan adalah sembako, berupa beras 44 karung (10 kg per karung), mie instan 45 kardus, minyak makan 34 kantong (5 kg per kantong) dan telor 15 ikat (65 papan) serta kebutuhan anak sekolah dan alas (karpet) untuk tidur.

Dandim 0314/Inhil melalui Pasi Ter Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Iwan Andoko menyampaikan, sumbangan untuk korban bencana alam angin puting beliung di Desa Tanjung Pasir merupakan bentuk kepedulian Kodim 0314/Inhil dalam membantu warga masyarakat yang terkena musibah bencana alam di wilayah teritorialnya. Hal ini dalam rangka menolong dan meringankan beban masyarakat yang sedang terkena musibah. 


"Ini adalah rasa kepedulian, solidaritas, persaudaraan yang tidak bisa dipisahkan mengingat kedekatan antara TNI dengan rakyat begitu erat dan tumbuh dengan sendirinya baik dalam kehidupan sehari hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat teritorial. Dan ini sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujarnya.

"Kami (Kodim 0314/Inhil, red) tentunya berharap yang terbaik bagi para korban bencana, bagi rumah yang rusak semoga segera dapat diperbaiki, dan semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga korban yang terkena bencana," ungkapnya.

Hadir dalam acara penyerahan tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Yuspik, Camat Tanah Merah, Yuliargo, Sp, Danramil 02/Tanah Merah Kapten Arh Uwin Suharto, Pasi Log 0314/Inhil Letda Inf Nanang, Kapolsek Tanah Merah yang diwakili oleh Kanit Sabhara Ipda Ibnu, Humas PT Sambu H. Ruslan Kades Tanjung Baru, Helmi, Kades Tanah Merah, Zulfadli Satar, Kades Sungai Laut, Ambuk Tuo dan para tokoh masyarakat setempat. 

Reporter: Herman